Tanggal 4 November 2013, tepatnya hari senin, Smamda mengadakan acara untuk memperingati tahun baru Islam. Diisi dengan ceramah yang menarik dan beberapa lomba. Katanya kepala sekolahku, (Bu Mas'ad) tujuan dari diadakan acara tersebut adalah untuk melekatkan kita (warga Smamda) akan tahun baru Islam, khususnya penanggalan Hijiriah. Sehingga, tidak hanya penanggalan masehi saja yang dikenal, akan tetapi penanggalan Hijriah pun juga dikenal.
![]() |
| Tahun baru Hijriah 1435. Sebagian orang beranggapan bahwa merayakan tahun baru hijriah adalah perbuatan Bid'ah. Dengan alasan karena dahulu pada jaman pasca hijrah tidak dirayakan seperti saat ini. |
Pada hari itu aku mendapatkan banyak pelajaran penting akan sesuatu yang mungkin "kasat mata" oleh kebanyakan manusia, khusunya manusia yang berkewarganegaraan Indonesia. Salah satunya adalah tentang Jepang. Penceramahku bertutur seperti ini..
Memang kata-kata itu sedikit menggelitik, tapi juga membuatku sadar pula akan Jepang yang secara tidak langsung masih menjajah kita, orang Indonesia. Penceramahku tersebut bergelar doktor, yang kebetulan juga pernah tinggal di kota Hiroshima (anda pasti tahu kan??) selama 5 tahun. Hal yang aku tangkap adalah, Indonesia perlu mengambil beberapa pelajaran dari sistem-sistem yang berlaku di Jepang. Terutama soal pendidikan."(Sambil menunjukan gambar jalanan macet) Kalau saya macet itu, saya marah. Marah bukan karena macetnya, tapi karena banyak produk Jepang yang digunakan. Kapan? kapan Indonesia bisa menciptakan sepeda motor sendiri?"
![]() |
| Sesuai dengan pengakuan penceramahku, Beliau tinggal di dekat "Monumen perdamaian Hiroshima" selama 5 tahun. |
"Di Jepang, Murid-murid disuruh membawa tanaman. Mereka sendiri yang akan melihat serta mencatat perkembangan-perkembangan tanaman tersebut dari hari ke hari, lalu dipresentasikan di depan kelas.."
Masalah kendaraan pun juga telah diatur oleh pemerintah. Di Jepang, katanya anak sd wajib berjalan kaki. Tak perduli seberapa tinggikah derajat ayah atau ibunya sekalipun. Untuk anak smp-sma, di sana diwajibkan menaiki sepeda onteL! kalau jauh gimana??? kalau jauh naik bis atau kereta kota.
Sedangkan di Indonesia? murid sma saja sudah ada yang menaiki sepeda motor/ mobil. Bahkan kita tak jarang menemukan anak sd yang masih bocah, bisa menaiki sepeda motor! CengLu (gonceng telu/tiga) gak berhelm lagi! Bayangkan di Jepang? produk otomotif buatan Jepang berkuasa disini tapi? disana anak seusiaku aja dilarang! Dapat ditarik kesimpulan bahwa, pemerintah sini, perlu untuk membuat kebjakan yang tegas. Bukan kebijakan yang bisa dibeli-beli.
Tapi sebenarnya hal tersebut bukanlah hal yang utama untuk aku bahas di postingan kali ini. Hal yang aku mau bahas adalah, wawasan baruku tentang Islam dan Qur'an. Memang sebagian dari kalian pasti ada yang gak setuju kalau selama ini itu banyak dari persepsi orang mengenai Qur'an itu hanyalah tentang masalah sosiall muluu... Di antara kalian pasti ada yang kontra dengan hal tsb.
![]() |
| Al Qur'anul Karim |
Tapi ya itu tadi, ceramah berjudul "Sains dan teknologi dalam perspektif Islam" menyadarkanku betapa hebatnya mukjizat akhir zaman tersebut. Selain membahas tentang kerohanian, 1/8 ayat dari Qur'an membahas tentang sains/ilmu pengetahuan alam. Lebih banyak daripada ayat yang menjabarkan tentang fikih, dan hukum-hukum lainnya. Dan mungkin ada orang yang memisahkan antara ilmu pengetahuan dan Qur'an itu terpisah. Terpisah dalam artian tidak ada hubungan antara kedua hal tersebut. Anggapan itu adalah SALAH! lo kenapa?? kok bisa begitu? mungkin buat kalian yang masih berpikiran begitu, perlu anda renungkan kata ini..
"Sesungguhnya semua ilmu itu berasal dari sisi Allah"Hal lain yang ingin aku bahas adalah betapa banyak rahasia yang tertuang di dalam Qur'an. Jika kalian adalah seorang mu'allaf yang membaca blog ini (khusunya postingan ini) sedang anda dalam kondisi yang telah menguasai Al-Qur'an, maka saya acungi 2 jempol!! Tapi bukan berarti yang belum menguasai juga terlambat. Ingat tidak ada kata terlambat dalam menimba ilmu pengetahuan. Rahasianya itu banyak sekaliiiii...... Diantaranya kesimetrisan antara 2 kata, yang dipecah dan diurutkan. Akan menjadi suatu kata yang sepadan dan simetris. Filosofinya adalah,
"Jika kalian hidup dekat dengan-Nya, maka hidup anda akan harmoni, akan simetris."
Begitulah. Selain itu, jika kita ingin memahami Qur'an lebih jauh, kita tentunya harus menguasai bahasa Arab terlebih dahulu. Oiya, kata penceramahku tadi gini.
Terbukti kan? semoga kita tak termasuk orang yang dijauhkan dari Qur'an. Amin. Oiya..... Mungkin dari kalian ada yang bertanya, kenapa Qur'an diturunkan menggunakan bahasa Arab?? Pada terjemahan QS.Yusuf(12) ayat 2 berbunyi,
"Orang kafir, jika ingin menyerang umat muslim melalui jalur fisik, pastilah muslim itu akan berbondong-bondong melawan. Lalu bagaimana caranya? dengan menjauhkan mereka dari Al Qur'an dan juga bahasa Arab!"
"12-2: Sesungguhnya Kami (Allah) turunkannya, (sebagai) al-Qur’an berbahasa Arab, supaya kamu memikirkannya."Bagaimana? itulah satu dari banyak jawabannya yang bisa Alhamdulillah masih saya ingat.
pada akhirnya, saya mengucapkan.
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1435





0 komentar:
Posting Komentar